Perjalanan Nabi SAW. dengan Berjalan Kaki Menuju Thaif

THABRANI meriwayatkan beserta sanadnya dari Abdullah bin Ja’far RA., ia berkata setelah Abu Thalib meninggal dunia Nabi SAW. berangkat ke Thaif dengan berjalan kaki untuk menyeru mereka kepada Islam

Namun mereka tidak menyambut seruan Beliau, maka Beliau pun pergi lalu datang ke naungan sebatang pohon dan mengerjakan shalat dua rakaat kemudian berdoa : “Ya Allah! Aku mengadu kepadamu akan lemahnya kekuatanku Dan kehinaanku dalam pandangan manusia.

Wahai Dzat yang Maha Penyayang diantara para penyayang, Engkaulah yang Maha Penyayang diantara para penyayang. Kepada siapakah Engkau akan menyerahkan diriku, kepada musuh yang bersikap keras dan bermuka masam terhadapku, atau kepada kerabat yang kepadanya engkau kuasakan urusanku, sehingga mereka dapat leluasa menyakitiku.

Aku tidak peduli semua itu, selama Engkau tidak murka terhadapku, namun keselamatan dan perlindungan dari-Mu lebih luas bagiku, sehingga aku mengharapkannya.

Aku berlindung kepada zat-Mu yang dengannya segala kegelapan menjadi terang dan dengannya pula semua urusan dunia dan akhirat menjadi baik, dari turunnya kemarahan-Mu kepadaku atau datangnya kemurkaan-Mu kepadaku.

Aku akan meninggalkan perkara yang Engkau benci dan melakukan perkara yang Engkau ridhoi, hingga engkau ridho kepadaku dan tidak ada kekuatan untuk melaksanakan ketaatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Haitsami (6/35) bahwa dalam sanadnya terdapat Ibnu Ishak seorang mudallis yang tsiqad. Sedangkan para perawi yang lainnya tsiqad.

Hadits serupa akan dinukilkan dari jalur sanad Zuhri dan yang lainnya secara panjang lebar pada Bab Menanggung Kesulitan dan Gangguan-gangguan dalam Berdakwah kepada Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *