Perintah Nabi SAW. kepada Ali RA. Tidak Memerangi Suatu Kaum Sebelum Mendakwahinya

THABRANI meriwayatkan beserta sananya dalam Kitab Al-Mu’jamul-Ausath dari Anas bin Malik RA., ia berkata: Satu ketika Rasulullah SAW. mengirim Ali bin Abi Thalib RA. (bersama pasukannya) untuk memerangi satu kaum, kemudian Beliau mengutus seseorang untuk menyusulnya, lalu Beliau bersabda: “Janganlah kamu memanggilnya dari belakang dan katakan kepadanya jangan memerangi mereka, sebelum kamu men dakwahi mereka,” [Haitsami (5/305) berkata bahwa para perawinya adalah perawi kitab Shahih, selain Usman bin Yahya Al-Qarqasani dan ia adalah perawi yang tsiqat].

Ibnu Rahawaih meriwayatkan beserta sanadnya dari Ali RA. bahwa suatu ketika Nabi SAW. mengirimnya sebagai komandan pasukan ke suatu kawasan, kemudian Beliau bersabda kepada seseorang, “Susullah ia (Ali), namun janganlah kamu memanggilnya dari belakang. Lalu ucapkanlah kepadanya, sesungguhnya Nabi SAW. memerintahkan kepadamu agar menunggu Beliau dan katakan kepadanya jangan memerangi suatu kaum sebelum kamu mendakwahi mereka.” [Demikian dalam Kitab Kanzul-Ummal (2/297)].

Menurut riwayat Abdur Razzaq dari Ali RA. disebutkan bahwa Nabi SAW. bersabda kepadanya ketika hendak mengirimnya (sebagai komandan pasukan), “Janganlah kamu memerangi suatu kaum sebelum kamu mendakwahi mereka.” [Demikian dalam Kitab Nashbur Rayah (2/378)].

Telah disebutkan sebelumnya (pada jilid 1) pada Hadits Sahal bin Saad RA. dalam riwayat Bukhari dan yang lainnya bahwa Nabi SAW. bersabda kepada Ali RA. pada Perang Khaibar, “Berangkatlah kamu dengan langkah yang tenang (tidak tergesa-gesa) hingga kamu memasuki wilayah mereka. Kemudian serulah mereka kepada Islam dan beritahukanlah kepada mereka tentang apa yang menjadi kewajiban mereka kepada Allah. Demi Allah! Jika Allah memberi hidayah kepada satu orang, maka hal itu lebih baik bagimu daripada kamu memiliki unta merah (seluruh kemewahan dunia).”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *