Muhammad SAW. Sang Nabi (11)

Nabi Muhammad SAW. Berdiskusi dengan Yahudi dan Nasrani

Rasulullah SAW. telah berdiskusi dengan ulama Yahudi disertai dalil, argumen dan hujjah yang kuat. Diantara mereka ada yang memeluk Islam seperti Abdullah bin Salam dan lainnya.

Baca tulisan sebelumnya : Muhammad SAW. Sang Nabi (10)

Beliau juga pernah berdiskusi dengan ulama Nasrani dan mengajak mereka untuk bermubahalah, mereka mengetahui bahwa Beliau adalah nabi, sehingga menolak bermubahalah dengannya.

Nabi SAW. telah mengabarkan kepada pemeluk Yahudi dan Nasrani tentang kisah-kisah dari agama mereka sendiri. Mereka pun membenarkan kisah-kisah tersebut. Beliau mengetahui kisah-kisah, dalil dan argumen tersebut dari Allah SWT.

Orang-orang Lemah Mengikuti Nabi Muhammad SAW.

Dalam Shahihain disebutkan bahwa Raja Romawi, Heraklius bertanya kepada Abu Sufyan tentang pengikut Nabi SAW.: “Apakah orang-orang yang mengikutinya dari kalangan terhormat atau lemah?”

Abu Sufyan menjawab: “Mereka orang-orang lemah.”

Heraklius berkata: “Mereka adalah pengikut Rasul, ini adalah bukti yang benar.”

Nabi SAW. tidak memiliki suatu hal yang bersifat duniawi dan kekuasaan untuk menggoda manusia akan tetapi orang-orang mengikutinya karena kebenaran yang Beliau emban. Orang-orang lemah mendatanginya, karena argumen dan hujjah yang beliau miliki serta cahaya terang yang beliau bawa. Ini merupakan bukti terbesar tentang kenabiannya.

Perkembangan Dakwah Nabi Muhammad SAW.

Dalam sebuah hadits shahih disebutkan bahwa Raja Romawi, Heraklius bertanya kepada Abu Sufyan tentang pengikut Nabi SAW.: “Apakah para pengikutnya bertambah banyak atau berkurang?”

Abu Sufyan menjawab: “Mereka bertambah.”

Dengan jawaban ini, Heraklius menyimpulkan bahwa kenabian Nabi SAW. adalah benar. Awalnya risalah Nabi SAW. hanya diikuti oleh Abu Bakar, sementara itu semua kabilah di Jazirah Arab memusuhinya, kemudian para pengikutnya bertambah hingga keluar Mekkah, dan menyebar ke Jazirah Arab. Lalu meluas ke penjuru dunia dan memasuki semua dunia, benua. Risalah Islam telah tersebar di seluruh dunia dengan berbagai perbedaan yang ada, bahasa, logat, warna, kulit, bangsa, waktu dan tempat.

Nabi Muhammad SAW. Pantang Menyerah

Diantara bukti yang membenarkan kenabian Nabi Muhammad SAW. adalah Beliau pantang menyerah, meskipun berkali-kali dilanda rintangan, dengan inilah Heraklius beralasan bahwa kenabian Nabi SAW. adalah benar dalam Shahihain disebutkan bahwa Heraklius bertanya kepada Abu Sufyan tentang Nabi SAW.: “Bagaimanakah peperangan kalian dengannya?”

Abu Sufyan menjawab: “Peperangan kami masih berlangsung, terkadang dia yang menang, dan terkadang kami yang menang.”

Baca tulisan berikutnya : Muhammad SAW. Sang Nabi (12)

Seandainya Nabi SAW. mengharapkan kenikmatan dunia berupa kekuasaan, kemuliaan, atau harta, niscaya dakwahnya akan merusut. Namun meskipun Beliau dilanda sakit dan susah, terkadang kalah, dan para sahabatnya terbunuh, diusir dari kampungnya, serta para pengikutnya disiksa, tetapi Beliau tetap kuat dan tegar hingga Allah SWT. memenangkannya. Pada peristiwa penaklukan Mekkah, Beliau bersabda: “Segala puji bagi Allah SWT. yang telah menepati janjinya memenangkan hambanya, serta mengalahkan golongan-golongan musuh sendirian.” (Muttafaq ‘Alaih).

Sumber : Muhammad Sang Inspirator Dunia

Judul Asli : Mulhim Al-‘Alam

Karya : Dr Aidh Al-Qarni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *