Distribusi Air Dua Kali Sepekan, Pelanggan Keluhkan Layanan PDAM TBS

LUBUKLUNGGAU – Beberapa pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bukit Sulap (TBS) Lubuklinggau mengeluh, distribusi air bersih sangat minim.

Pelanggan PDAM di Kelurahan Majapahit, Kelurahan Air Temam, Kelurahan Watervang dan Kelurahan Simpang Periuk keluhkan, sepekan terakhir maksimal hanya dua sampai tiga kali mengalir.

Direktur PDAM TBS Lubuklinggau, Hadi Purwanto membenarkan kendala distribusi air bersih.

Untuk di Kelurahan Temam dan Simpang Periuk diakui Hadi memang terhambat sejak masuknya musim kemarau. Mengingat, sumber air dari Lubuk Kupang.

“Karena debit airnya kecil, makanya kita siasati dengan mengalirkan air dua hari sekali, harusnya. Tapi karena debit airnya kecil, makanya bisa sampai seminggu dua kali. Tapi sekarang sedang kita akali dengan perbaikan dan pembersihan pipa,” ungkap Hadi, Sabtu (2/9/2023).

Sementara di Watervang dan Majapahit ia mengaku, seharusnya tak ada kendala.

“Harusnya tidak ada masalah. Tapi tidak tahu apa kendalanya. Untuk itu saya mohon warga di sana segera melapor ke kami, supaya petugas kamibisa cek apa masalahnya,” ungkapnya.

Untuk itu, Hadi terus mengingatkan pelanggan mereka memasuki musim kemarau, mereka diminta untuk bisa berhemat air. Pasalnya, saat ini beberapa sumber air mulai mengalami pendangkalan.

Walaupun ia mengaku saat ini belum ada kendala yang berat, bahkan sampai mengganggu pelayanan ke pelanggan. Pelanggan diharapkan bisa menggunakan air bersih dengan bijak di kondisi saat ini.

“Saat ini sebetulnya masih bisa kita antisipasi. Kita bongkar semua pipanisasi agar air cepat tertampung ke resevoar dan tetap bisa tersalurkan ke pelanggan. Intinya sudah kita antisipasi. Namun untuk warga kita terus imbau agar saat ini tolong berhemat dulu,” ungkap Hadi.

Pihaknya juga tetap terapkan sistem gantian. Seperti, di titik ini air ditahan dulu sehari semalan, difokuskan di daerah tertentu. Nanti bergantian.

“Sehingga semua bisa kebagian, karena ditempat-tempat tinggi pasti tidak mengalir jika kemarau sepertin. Seperti daerah yang rawan terhambat pendistribusian air bersih ini di daerah Ceremeh Dalam, Karya Bakti hingga ke perumahan-perumahan di belakang yang masuk wilayah tinggi,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para pelanggan, untuk membayar tagihan dengan tepat waktu.

Sumber : https://linggaupos.bacakoran.co/kemarau-pelanggan-ngeluh-distribusi-air-tak-lancar-ini-penjelasan-direktur-pdam-tirta-bukit-sulap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *